Tugas Kewirausahaan: Resume Webinar “Storytelling for an Entrepreneur”

Tugas Kewirausahaan: Resume Webinar “Storytelling for an Entrepreneur”





Permasalahan dalam story telling

Di era modern seperti sekarang menjadikan kelimpahan dari sebuah informasi, semakin banyak dan mudah dalam mendapat informasi malah membuat otak kita semakin dangkal dengan artian otak bingung untuk mencerna banyaknya informasi yang diterima. Menurut riset, Indonesia termasuk memiliki minat baca yang rendah. Sehingga kita harus refleksi dengan cara membuat hal yang menarik sebagai media membaca.

Poin Permasalahan

  1. Pilihan Konten Sudah Kebanyakan
  2. Pembaca Ingin Informasi Sebanyak Mungkin Tapi Waktu dan Atensi Terbatas
  3. Pembaca Mencari Yang Paling Menarik
  4. Tidak Mudah Mengolah Yang Menurut Kita Penting dan Baik

“Masalah Dalam Menyampaikan Informasi”. Juga Saat Menjelaskan Teori, Fakta, Data,Pemikiran, Filsafat dll.

  1. Bahasa yang dingin. Bahasa yang digunakan harus objektif (dan kadang kompleks) agar jelas.
  2. Perbedaan Konteks. Istilah-istilah khusus yang maknanya beda dengan konteks umum.
  3. Tuntutan Detail. Harus menjelaskan banyak detil agar pembaca tidak salah paham.

Tipe Messenger Menurut Russel Brunson

  1. Leader, saat yang kamu lakukan adalah mimpi audience
  2. Adventurer, saat kamu masih berproses dan mendapat hal unik yang bisa dibagikan kepada audiences.
  3. Reluctant Heroes, gak mau muncul didepan pannggung, hanya mau menginspirasi dari balik layar.
  4. Reporter, sama kayak adventurer tapi biasanya dapat data dengan interview ke orang sukses.

Fokus ke Buyer Persona

  1. Background
  2. Pain & Gain
  3. Habit/Hobbies
  4. Goals
  5. Demografi

Siasat 1 : Buat Maskot

  1. Menganalogikan dengan sesuatu lebih sederhana dan konkret
  2. Coba dengan sesuatu yang familiar dan/ similar dengan audiences

Siasat 2 : Personalisasi

  1. Data dan statistik memang kuat. Tapi kita lebih mungkin peduli sama manusia
  2. Pada satu individu (tapi personal) dapat membangun koneksi emosional dengan pembaca.

The Channel

  1. Channel yang dipilih untuk menyampaikan story
  2. DImana audiens kita menghabiskan waktunya pada dunia digital/internet
  3. Dimana niche kita berada?

Faktor terpenting dari digital marketing

  1. Traffic
  2. Engagement
  3. Conversion

Poin Kesimpulan

  1. Be Authentic
  2. Ketahui Audience
  3. Jangan terperangkap di era 4.0 seperti sekarang
  4. Perbanyak Digital Experience sebagai Fundamental penting
  5. Marketing is About Values. Because we live in a noisy world!

(Evidence):