Profil Lulusan Prodi S1 Sistem Informasi di ITTelkom Surabaya.
Pengelompokan MK Prodi S1 Sistem Informasi ITTelkom Surabaya.
Pengelompokan MK Prodi S1 Sistem Informasi ITTelkom Surabaya Berdasarkan 10 Body of Knowledge.
A. Profil Lulusan Prodi S1 Sistem Informasi di ITTelkom Surabaya
Profil
lulusan Program Studi Sistem Informasi Institut Teknologi Telkom
Surabaya dirancang berdasarkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan
industri maupun pemerintah untuk memenuhi kebutuhan bisnis di era saat
ini. Kurikulum mengacu pada standar kurikulum internasional yakni
Curriculum Guidelines for Undergraduate Degree Programs in Information
Systems yang diterbitkan oleh Association of Computing Machinery (ACM)
IS 2010, Association of Information System (AIS), Standar Baku Kerangka
Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) APTIKOM 2015.
Program S1 Sistem Informasi menyiapkan lulusan S1 dengan kompetensi sebagai berikut:
Sistem dan analis bisnis
Manajer Proyek Sistem Informasi
Auditor Sistem Informasi
IS Engineer & Pengembangan ERP
Technopreneur
Deskripsi :
Sistem Dan Analis Bisnis
Peran
dalam merancang struktur aplikasi yang dibangun, sebagai dasar/acuan
Programmer dalam membuat aplikasi yang efektif menyelesaikan masalah,
handal, well-written. Sekaligus menyelaraskan dengan proses bisnis
perusahaan. Proses dari mereview, menganalisis, dan mengevaluasi
permasalahan bisnis, proses bisnis, fungsi/struktur organisasi, sistem,
informasi yang digunakan, dan data dasar informasi serta
merekomendasikan solusi-solusi permasalahan atau peningkatan performa
bisnis perusahaan (termasuk di dalamnya mengembangkan dokumen
UseCase,Spesifikasi sistem dan kriteria penerimaan Sistem Informasi
solusi bisnis).
2. Manajer Proyek Sistem Informasi
Peran
mengoordinir dan mengelola sumber-daya dan aktivitas-aktivitas
pembangunan Sistem Informasi (dapat berupa proyek pembangunan aplikasi
dan/atau proyek tata kelola teknologi informasi).
3. Auditor Sistem Informasi
Peran
mengevaluasi dan menemukan bukti-bukti apakah sebuah Sistem Informasi
telah memenuhi standar tertentu (termasuk di dalamnya mengembangkan
perangkat audit, melaksanakan proses audit, dan membuat laporan hasil
audit).
4. IS Engineer & Pengembangan ERP
Peran
mereview, menganalisis, mengevaluasi, dan mengembangkan permasalahan
bisnis, proses bisnis, dan merekomendasikan solusi-solusi permasalahan
atau peningkatan performa bisnis dengan paket/modul sistem ERP
(termasuk mendukung aktivitas perencanaan, implementasi, perawatan, dan
optimisasi sistem ERP).
5. Technopreneur
Peran
lulusan yang memiliki jiwa technopreneurship sehingga mampu
mengembangkan bisnis di bidang ICT diantaranya dapat menjadi konsultan
IT,menyediakan jasa pengembangan sistem informasi serta business process
outsourcing.
B.Pengelompokkan Mata Kuliah (MK) Prodi S1 Sistem Informasi ITTelkom Surabaya
Mata Kuliah Tingkat Institusi adalah mata kuliah yang diberikan secara rata ke seluruh Institusi.
Mata Kuliah Tingkat Fakultas adalah mata kuliah yang diberikan di semua jurusan akan tetapi hanya sebatas fakultas saja.
Mata Kuliah Tingkat Program Studi adalah mata kuliah yang diberikan khusus hanya di prodi masing – masing di setiap fakultas.
Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) adalah mata kuliah yang wajib diberikan di setiap Perguruan Tinggi.
Mata Kuliah Pilihan / Peminatan (MKP) adalah
mata kuliah pilihan yang telah disediakan oleh kampus untuk dipilih
oleh setiap mahasiswa yang sesuai dengan passion mereka masing – masing
pada saat menjelang semester ke atas.
Pengelompokkan Mata Kuliah Prodi Sistem Informasi IT Telkom Surabaya 1. Mata Kuliah Tingkat Institusi
Nama Mata Kuliah
SKS
Bahasa Inggris 1
2
Literasi TIK
2
Bahasa Indonesia
2
Pendidikan Agama dan Etika – Islam
2
Statistika Industri
3
Kewirausahaan
2
Bahasa Inggris 2
2
Pancasila dan Kewarganegaraan
2
2. Mata Kuliah Tingkat Fakultas
Nama Mata Kuliah
SKS
Kalkulus 1B
3
Matematika Diskrit
3
Algoritma dan Pemrograman
3
Praktikum Algoritma dan Pemrograman
1
Teori Probabilitas
3
Matriks dan Vektor
3
Algoritma dan Struktur Data
3
Praktikum Algoritma dan Struktur Data
1
Perancangan Basis Data
3
Praktikum Perancangan Basis Data
1
Ekonomi Teknik
2
Praktik Kerja Lapangan
2
Metode Penelitian dan Pengembangan
2
Tugas Akhir
4
3. Mata Kuliah Tingkat Program Studi
Nama Mata Kuliah
SKS
Konsep Teknologi
2
Pengantar Sistem Informasi
3
Arsitektur dan Organisasi Komputer
2
Kepemimpinan dan Komunikasi Interpersonal
3
Sistem Enterprise
3
Perilaku Organisasi
3
Pemrograman Berbasis Objek
2
Praktikum Pemrograman Berbasis Objek
1
Pemodelan Proses Bisnis
3
Sistem Informasi Akuntansi
3
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi
3
Perancangan Interaksi
3
Rekayasa Proses Bisnis
3
Jaringan Komputer dan Komunikasi Data
3
Praktikum Jaringan Komputer dan Komunikasi Data
1
Manajemen Rantai Pasok
3
Arsitektur Sistem Enterprise
3
Manajemen Proyek Sistem Informasi
3
Pengembangan Aplikasi Web
3
Praktikum Pengembangan Aplikasi Web
1
Manajemen Sumber Daya Manusia
3
Sistem Operasi Komputer
3
Keamanan Sistem Informasi
3
Rekayasa Perangkat Lunak Capstone Project
3
Manajemen Layanan
3
Etika Profesi Teknologi Informasi
2
Peminatan Logistik
3
Peminatan Transportasi
3
Tata Kelola dan Manajemen Teknologi Informasi
2
Manajemen Hubungan Pelanggan
3
Kapita Selekta
2
4. Mata Kuliah Dasar Umum
Nama Mata Kuliah
SKS
Bahasa Inggris 1
2
Bahasa Indonesia
2
Pendidikan Agama dan Etika – Islam
2
Bahasa Inggris 2
2
Pancasila dan Kewarganegaraan
2
5. Mata Kuliah Peminatan
Nama Mata Kuliah
SKS
Manajemen Logistik
3
Teknologi Logistik
3
Sistem Informasi Logistik
3
Data Warehouse dan Intelijen Bisnis
3
Manajemen Transportasi
3
Manajemen Resiko
3
Sistem Transportasi
3
Sistem Informasi Geografis
3
Manajemen Pelabuhan
3
Tata Kelola Transportasi Laut
3
Manajemen Kapal
3
Pengantar Strategi Sistem Informasi
3
Pemantauan Evaluasi Sistem Informasi
3
Pengembangan Aplikasi Bergerak
3
Konfigurasi dan Implementasi ERP
3
Teknik Audit dan Kontrol Sistem Informasi
3
Manajemen Perubahan
3
Magang
4
C. Pengelompokan MK Prodi S1 Sistem Informasi ITTelkom Surabaya Berdasarkan 10 Body of Knowledge.
Penjelasan gambar di atas :
Topik
Keilmuan
Mata Kuliah Terkait
Matematika dan Statistik
Statistics; Struktur Diskrit; Math Fundamentals
Kalkulus; Matematika Diskrit; Aljabar Linier; Statistika dan Probabilitas; Statistika untuk Bisnis; Riset Operasional
Algoritma dan Pemrograman
Algoritma dan Kompleksitas; Bahasa Pemrograman
Dasar-dasar Pemrograman; Struktur Data dan Algoritma; Pemrograman Berorientasi Obyek; Web Programming
Rekayasa Perangkat Lunak
Dasar-dasar Pengembangan Perangkat Lunak
SADT (Analisis dan Perancangan Sistem);
Komputer Arsitektur
Arsitektur dan Organisasi Komputer; Sistem Operasi; Grafik dan Visualisasi
Arsitektur dan Organisasi Komputer; Sistem Operasi; Grafik dan Visualisasi
Sistem Terdistribusi
Jaringan dan Komunikasi;
Dasar Infrastruktur Teknologi Informasi; Komunikasi Data;
Bisnis dan Manajemen
Functional Business Areas; E-business; Decision Theory; Business Models: Organizational Theory: Organizational Behaviour
Teori Organisasi; Perilaku Organisasi; Pengantar Bisnis; Dasar-dasar Manajemen; Teknik Pengambilan Keputusan; E-Commerce
Komputasi
telah secara dramatis mempengaruhi kemajuan dalam sains, teknik, bisnis,
dan banyak bidang usaha manusia lainnya. Di dunia saat ini, hampir
semua orang perlu menggunakan komputer, dan banyak yang ingin belajar
komputasi dalam beberapa bentuk.
Komputasi
akan terus dilakukan untuk menghadirkan peluang karir yang menantang,
dan mereka yang bekerja dalam komputasi akan memiliki peran penting
dalam membentuk masa depan.
1. APA ITU KOMPUTASI?
Komputasi mencakup merancang sekaligus membangun sistem hardware dan software
untuk berbagai tujuan seperti memproses, menyusun, mengelola berbagai
jenis informasi, melakukan studi ilmiah menggunakan komputer, membuat
sistem komputer berperilaku cerdas, membuat dan menggunakan komunikasi
dan media hiburan, menemukan dan mengumpulkan informasi yang relevan
dengan tujuan tertentu, dan sebagainya.
2. PERKEMBANGAN DISIPLIN KOMPUTASI
Perkembangan Disiplin Ilmu Komputasi
Sebelum tahun 1990-an
Program gelar sarjana dalam disiplin ilmu komputasi mulai muncul pada tahun 1960-an. Awalnya, hanya ada tiga jenis program gelar
antara lain ilmu komputer, teknik elektro, dan sistem informasi.
Masing-masing dari ketiga disiplin ilmu ini memiliki domain tersendiri.
Sebelum tahun 1990-an, satu-satunya perubahan besar dalam lanskap ini adalah pengembangan rekayasa komputer.
Sebelum penemuan mikroprosesor berbasis chip, rekayasa komputer adalah
salah satu dari beberapa bidang spesialisasi dalam teknik elektro.
Perkembangan Signifikan tahun 1990-an
Rekayasa komputer terlepas dari teknik elektro
selama akhir 1970-an dan 1980-an, tetapi tidak sampai tahun 1990-an
chip komputer menjadi komponen dasar sebagian besar jenis perangkat
listrik dan mekanik.
Pada tahun 1990-an, ilmu komputer telah mengembangkan
badan penelitian, pengetahuan, dan inovasi yang cukup besar yang
membentangkan kisaran dari teori ke praktik, dan kontroversi tentang
legitimasinya mati.
Rekayasa perangkat lunak telah muncul sebagai area dalam ilmu komputer.
Karena komputasi digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah
kompleks yang lebih luas, menciptakan perangkat lunak yang andal menjadi
lebih sulit. Seiring waktu, menjadi jelas bahwa memproduksi perangkat
lunak yang baik sangat sulit, sangat mahal, dan sangat diperlukan.
Sistem informasi harus menghadapi tantangan yang semakin luas.
Masalah pengelolaan informasi menjadi sangat kompleks, dan tantangan
memanfaatkan informasi dan teknologi dengan benar untuk mendukung
efisiensi dan efektivitas organisasi menjadi masalah penting.
Program teknologi informasi mulai bermunculan
pada akhir 1990-an. Selama tahun 1990-an, komputer menjadi alat kerja
penting di sebagian besar organisasi, dan sistem komputer berjaringan
menjadi tulang punggung informasi organisasi.
Setelah tahun 1990-an
Pada tahun
1990-an menyajikan berbagai pilihan seperti ilmu komputer, rekayasa
perangkat lunak, dan teknik komputer yang masing-masing memiliki
perspektif sendiri pada pengembangan perangkat lunak.
Ketiga pilihan ini menyiratkan perbedaan nyata :
Computer Engineering (CE): perangkat lunak lebih difokuskan pada perangkat keras.
Software Engineering (SE): penekanannya terdapat pada pembuatan perangkat lunak yang memenuhi persyaratan dunia nyata yang kuat.
Computer
Science (CS): perangkat lunak adalah mata uang dimana ide-ide
diungkapkan dan berbagai masalah pada aplikasi komputasi dan
dieksplorasi.
Demikian pula, di dunia pra-1990-an, area utama untuk menerapkan komputasi untuk memecahkan masalah dunia nyata adalah dalam bisnis. Ruang lingkup penggunaan dunia nyata telah diperluas dari bisnis ke organisasi, dan sistem informasi sekaligus teknologi informasi merupakan wadah kepentingan tersebut.
3. DESKRIPSI DISIPLIN KOMPUTASI UTAMA
Teknik Komputer
Tampilan Grafis Teknik Komputer
Computer Engineering
(Teknik Komputer) adalah disiplin ilmu yang mempelajari perancangan dan
pembuatan komputer dan sistem-sistem berbasis komputer, mencakup hardware, software, komunikasi dan interaksi antara hardware dan software.
Kurikulum
program studi Teknik Komputer menekankan pada teori, prinsip-prinsip,
dan praktek konsep-konsep trasional Teknik Elektro dan Matematika dan
menerapkannya pada permasalahan perancangan komputer dan peralatan
berbasis komputer.
Ilmu Komputer
Tampilan Grafis Ilmu Komputer
Computer Science (Ilmu Komputer) adalah disiplin ilmu yang mempelajari teori & algoritma mencakup:
Perancangan dan implementasi perangkat lunak (software).
Pembuatan teknologi-teknologi untuk lebih memanfaatkan komputer, seperti World Web Web, robot cerdas, dan analisis DNA manusia.
Pengembangan metode-metode efektif pemecahan permasalahan computing.
Sistem Informasi
Tampilan Grafis Sistem Informasi
Information Systems
(Sistem Informasi) adalah disiplin ilmu yang fokus pada bagaimana
mengintegrasikan solusi-solusi Teknologi Informasi dengan proses-proses
bisnis agar mampu memenuhi kebutuhan dan tujuan-tujuan bisnis dan
organisasi dengan lebih efektif dan efisien.
Disiplin ilmu
Sistem Informasi lebih menekankan Teknologi Informasi pada aspek
informasi dan mengkaji teknologi sebagai alat mengumpulkan, memproses,
dan mendistribusikan informasi.
Teknologi Informasi
Tampilan Grafis Teknologi Informasi
Information Technology
(Teknologi Informasi) adalah disiplin ilmu yang mempelajari
solusi-solusi teknologi komputer bagi organisasi bisnis, pemerintah,
kesehatan, sekolah, dan organisasi lainnya.
Spesialis TI bertanggung jawab untuk menginfeksi produk hardware dan software
yang sesuai untuk organisasi, mengintegrasikan produk tersebut dengan
kebutuhan dan infrastruktur organisasi, serta menginstal, menyesuaikan,
dan memelihara aplikasi tersebut untuk pengguna komputer organisasi.
Rekayasa Perangkat Lunak
Tampilan Grafis Rekayasa Perangkat Lunak
Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) adalah disiplin ilmu yang mempelajari fokus pada pengembangan dan perawatan sistem-sistem software agar bekerja secara reliable dan efisien, terjangkau secara biaya untuk dikembangkan dan dirawat, dan memenuhi kebutuhan penggunanya.
Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan model sistematis dan teknik yang handal untuk memproduksi software berkualitas tinggi tepat waktu dan dalam anggaran.
4. PROGRAM GELAR DAN PERSYARATAN KARIR
Dalam dokumen ini ACM, IEEE, dan AIS melakukan kajian bobot pada mata kuliah yang harus diajarkan pada displin ilmu komputasi.
Mata kuliah disini dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu mata kuliah computing dan mata kuliah non-computing. Analisa disajikan dalam bentuk dengan skala 0 (rendah atau tidak perlu) hingga 5 (tertinggi atau sangat penting).
Bobot perbandingan topik komputasi di lima jenis program gelar
Bobot perbandingan topik komputasi di lima jenis program gelar
Bobot perbandingan topik non-komputasi di lima jenis program gelar
Bobot perbandingan topik non-komputasi di lima jenis program gelar
B. Association of Computing Machinery (ACM) IS 2010
ACM IS 2010
IS 2010
adalah serangkaian kurikulum model terbaru untuk gelar sarjana Sistem
Informasi. Hal ini disusun di atas fondasi yang dibentuk oleh pekerjaan
sebelumnya, tetapi ini juga merupakan revisi yang besar dari kurikulum
dan menggabungkan beberapa karakteristik baru yang signifikan.
IS 2010 merupakan upaya kolaboratif ketiga oleh Association for Computing Machinery (ACM) dan Association Information Systems
(AIS). Kedua organisasi memiliki keanggotaan di seluruh dunia, dan oleh
karena itu, IS 2010 mencakup elemen yang membuatnya lebih mudah
beradaptasi secara universal daripada pendahulunya. IS 2010 tidak secara
langsung terkait dengan struktur gelar di lingkungan tertentu, tetapi
memberikan panduan mengenai konten inti kurikulum yang harus ada di
mana-mana dan saran mengenai kemungkinan pilihan dan trek karir
berdasarkan itu.
1. PENGGUNAAN LAPORAN KURIKULUM IS 2010
Laporan model
kurikulum sarjana Sistem Informasi (IS) memiliki beberapa kelas
pengguna yang dimaksud memiliki andil dalam pencapaian program gelar IS
berkualitas:
Eksekutif Akademik yang melaporkan atas Program Sistem Informasi
Kepala Akademik yang bertanggung jawab atas Program Sistem Informasi
Badan Akreditasi yang mengakreditasi Program Sistem Informasi dan kepentingan lain di penilaian program
Fakultas Sistem Informasi
Fakultas Non-Sistem Informasi
Praktisi Sistem Informasi
Mahasiswa Sistem Informasi
Pemangku Kepentingan lainnya
2. MODEL KURIKULUMSISTEM INFORMASI
Pedoman
Kurikulum IS 2010 untuk Program Gelar Sarjana Sistem Informasi adalah
laporan terbaru tentang model kurikulum di bidang Sistem Informasi.
Dokumen ini menyajikan bagian yang sepenuhnya baru dan diperluas secara
signifikan tentang harapan hasil untuk lulusan Sistem Informasi. Hal ini
diikuti dengan presentasi singkat arsitektur kurikulum, sumber daya
yang diperlukan untuk program gelar IS, dan kursus yang dibagikan dengan
disiplin ilmu komputasi lainnya. Akhirnya, laporan diakhiri dengan
memberikan deskripsi kursus tingkat tinggi dari kurikulum model IS 2010
dan lampiran untuk referensi.
3. MEMBIMBING ASUMSI TENTANG PROFESI SISTEM INFORMASI
Dalam konsep
peran sistem informasi di masa depan dan persyaratan untuk kurikulum IS,
beberapa elemen penting tetap dan karakteristik disiplin. Karakteristik
ini berevolusi menjafi empat bidang utama profesi IS dan oleh karena
itu harus diintegrasikan ke dalam kurikulum IS apa pun:
Profesional IS ada di berbagai domain, termasuk bisnis, perawatan kesehatan, pemerintah, dan organisasi nirlaba.
Profesional IS harus memilikiketerampilan berpikir analitis dan kritis yang kuat untuk berkembang di lingkungan global yang kompetitif.
Profesional IS harus menunjukkan prinsip-prinsip etika yang kuat dan memiliki komunikasi interpersonal yang baik dan keterampilan tim.
Profesional IS harus merancang dan mengimplementasi solusi teknologi informasi yang meningkatkan kinerja organisasi.
4. ELEMEN KUNCI REVISI KURIKULUM INI
Lanskap
Sistem Informasi telah berubah secara signifikan selama beberapa tahun
terakhir. Oleh karena itu, fondasi kurikulum harus dievaluasi. Ada empat
elemen kunci dari revisi ini:
Menjangkau di luar sekolah bisnis.
Merevisi harapan hasil untuk lulusan IS dan mengusulkan perubahan berikutnya pada topik kurikulum.
Mengevaluasi asumsi yang mendasari struktur kurikulum dan memodifikasinya.
Melibatkan komunitas IS global.
Implementasi Elemen Kunci
Gugus tugas
mengusulkan struktur kursus yang inovatif untuk mengatasi kebutuhan
konstituen global yang berbeda. Dengan demikian, kurikulum yang direvisi
dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kebutuhan program apa pun di
seluruh dunia dan juga merekomendasikan inti terstruktur yang akan
menstandarkan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk semua lulusan IS.
5. SISTEM INFORMASI SEBAGAI BIDANG STUDI AKADEMIK
Sistem
Informasi sebagai bidang studi akademik dimulai pada tahun 1960-an,
beberapa tahun setelah penggunaan komputer pertama untuk pemrosesan
transaksi dan pelaporan oleh organisasi. Dengan cara yang sama bahwa
perguruan tinggi memiliki program gelar yang mencerminkan fungsi
organisasi penting, seperti manajemen sumber daya keuangan, manajemen
sumber daya pemasaran, dan manajemen sumber daya manusia, program gelar
yang muncul untuk manajemen teknologi informasi dan sumber daya
informasi.
Nama yang berbeda untuk Bidang Akademik Sistem Informasi
Nama-nama jurusan terkait komputer
yang ditawarkan di lembaga sarjana yang diakreditasi oleh Association
to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) di Amerika Serikat,
misalnya, diwakili oleh istilah-istilah berikut) :
Sistem Informasi Manajemen, mewakili 41% program
Sistem Informasi, mewakili 21% program
Sistem Informasi Komputer, mewakili 18% program
Sisanya, 21% program dikenal dengan nama-nama seperti :
Manajemen Informasi
Manajemen Sistem Informasi
[Bisnis] Sistem Informasi
[Bisnis] Sistem Komputer
[Bisnis] Sistem Informasi Komputer
[Bisnis] Manajemen Teknologi Informasi
[Bisnis] Informatika
Manajemen Sumber Daya Informasi
Teknologi Informasi
Sistem Teknologi Informasi
Manajemen Sumber Daya Teknologi Informasi
Sistem Informasi Akuntansi
Ilmu Informasi
Informasi dan Ilmu Kuantitatif
Kemampuan IS tingkat tinggi
Kurikulum baru akan didasarkan pada
serangkaian harapan hasil gelar yang direvisi secara signifikan, yaitu
harapan mengenai kemampuan kelulusan siswa IS ketika memasuki tenaga
kerja penuh waktu.
Meningkatkan Proses Organisasi
Mengeksploitasi Peluang yang diciptakan oleh Inovasi Teknologi
Memahami dan Mengatasi Persyaratan Informasi
Merancang dan Mengelolah Arsitektur Perusahaan
Mengidentifikasi dan Mengevaluasi Solusi dan Sumber Alternatif
Mengamankan Data dan Infrastruktur
Memahami, Mengelola, dan Mengendalikan Risiko IT
Sistem Informasi Pengetahuan dan Keterampilan Khusus
Sistem Informasi pengetahuan dan keterampilan khusus dibagi menjadi empat kategori utama (dan sub kategori), sebagai berikut :
Mengidentifikasi dan merancang peluang untuk peningkatan organisasi yang mendukung IT.
Menganalisa trade-off.
Merancang dan mengimplementasikan solusi sistem informasi.
Mengelola operasi teknologi informasi yang sedang berlangsung.
6. ARSITEKTUR KURIKULUM SISTEM INFORMASI
Secara
arsitektur, IS 2010 cukup berbeda dengan pendahulunya. IS 2002 sebagian
besar diselenggarakan di sekitar konsep kursus, dan hanya terdiri dari
sepuluh kursus tanpa peluang untuk memvariasikan kurikulum tergantung
pada persyaratan lokal atau faktor kontekstual lainnya.
Arsitektur Kurikulum yang Diusulkan
Arsitektur Kurikulum yang Diusulkan
Model Arsitektur Kurikulum yang Disederhanakan
Model Arsitektur Kurikulum yang Disederhanakan
Struktur Model Kurikulum IS 2010
Struktur Model Kurikulum IS 2010
C. Standar Baku Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) APTIKOM 2015
APTIKOM 2015
Kerangka
Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kerangka penjenjangan
kualifikasi dan kompetensi tenaga kerja Indonesia yang menyandingkan,
menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor
pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan
kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor pekerjaan.
Jenjang KKNI
KKNI
menyediakan 9 (sembilan) jenjang kualifikasi, dimulai dari kualifikasi
jenjang 1 sebagai kualifikasi terendah sampai dengan kualifikasi jenjang
9 sebagai kualifikasi tertinggi. Penetapan jenjang kualifikasi 1 sampai
9 dilakukan melalui pemetaan komprehensif kondisi ketenagakerjaan di
Indonesia ditinjau dari kebutuhan penghasil (supply push) maupun pengguna (demand pull) tenaga kerja.
KKNI menjadi
acuan dalam pengemasan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
(SKKNI) ke dalam tingkat atau jenjang kualifikasi. Pengemasan SKKNI ke
dalam jenjang kualifikasi KKNI sangat penting untuk keperluan
penyandingan maupun penyetaraan kualifikasi dan atau rekognisi dengan
tingkat pendidikan dan atau tingkat pekerjaan.
1. Best Practice Hasil Kajian APTIKOM
Selama lebih
25 (dua puluh lima) tahun, secara berkala APTIKOM melakukan pertemuan
yang melibatkan berbagai pemangku-kepentingan di bidang ilmu informatika
dan komputer untuk bertukar pikiran, melaksanakan studi/kajian untuk
merumuskan bersama pemetaan kompetensi dan pengelompokan domain rumpun
ilmu informatika dan komputer.
Berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam kajian antara lain :
Asosiasi Industri Pengguna Lulusan
Institusi Pemerintah (Regulator)
Asosiasi Internasional
Perguruan Tinggi Regional/Internasional
Lembaga Terkait Lainnya
Kajian tersebut telah merumuskan bersama berbagai hal yang dapat
dipergunakan sebagai bahan pengambilan keputusan lanjut best practices
di Indonesia, di antaranya adalah:
Jenis lapangan pekerjaan di bidang Informatika dan Komputer berdasarkan hasil penelitian dari Pemerintah Sri Lanka.
Persatuan
Bangsa Bangsa (PBB) mengklasifikasikan Sumber Daya Manusia (SDM)
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi dua jenis, yaitu
ICT-Workeratau
ICT Professional adalah para pekerja atau individu yang menekuni
hidupnya sebagai ahli bidang TIK, sehingga jenisnya akan sangat
tergantung dari pengelompokan berdasarkan jenis pekerjaannya.
ICT-Enabled Worker
adalah para pengguna komputer sebagai alat untuk membantu melakukan
aktivitas sehari-hari, mulai dari yang sederhana seperti mengetik,
hingga untuk mengolah informasi yang kompleks dan rumit.
Dibutuhkan
beberapa langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan kompetensi
sumber daya manusia di bidang informatika dan komputer di antaranya
adalah:
Kontrol ketat atas kualitas pendidikan yang
ada, dengan pengawasan yang ketat atas kurikulum pendidikan informatika
dan komputer beserta pedagoginya.
Membangun pusat sertifikasi keahlian nasional dan regional.
Interaksi kontinu
antara industri bidang ilmu informatika dan komputer, pemerintah, dan
institusi pendidikan untuk membangun pengetahuan dan keahlian di bidang
informatika dan komputer yang sesuai.
2. LITERASI Information and Communication Technology(ICT)
Literasi di
bidang informatika dan komputer, yang dapat diartikan sebagai penggunaan
teknologi digital, peralatan komunikasi, dan jaringan untuk mengakses,
mengatur, mengintegrasikan, mengevaluasi, dan menciptakan informasi agar
dapat berguna bagi masyarakat berbasiskan pengetahuan.
Literasi di bidang informatika dan komputer yang terdiri atas lima komponen, seperti:
Akses: mengetahui tentang dan bagaimana untuk mengumpulkan atau melakukan temu kembali suatu informasi.
Pengelolaan: membuat suatu skema/struktur organisasi yang ada berserta klasifikasinya.
Integrasi: menerjemahkan dan menyajikan informasi. Melibatkan penyimpulan, perbandingan, dan contrasting.
Evaluasi: melakukan penilaian atas kualitas, relevansi, kegunaan, dan efisiensi dari informasi.
Penciptaan: menciptakan informasi dengan melakukan adaptasi, pelaksanaan, perancangan, penemuan, atau kepemilikan informasi.
Jenis keahlian (proficiency) yang saling terkait dalam pengembangan literasi di bidang informatika dan komputer, antara lain:
Jenis Keahlian dalam Literasi
Cognitive proficiency: merupakan keahlian mendasar yang diinginkan sehari-hari di sekolah, rumah, dan tempat bekerja.
Technical proficiency: merupakan komponen mendasar dari literasi digital.
ICT proficiency: merupakan integrasi dan aplikasi antara keahlian koginitf dan keahlian teknis.
3. Bidang Informatika dan Komputer dan Hubungannya
Berdasarkan berbagai penelitian terkait Information and Communication Technology for Development (ICTD), diperoleh suatu kesimpulan bahwa :
Pengembangan kapasitas sumber daya manusia merupakan salah satu elemen penting untuk penggunaan ICTD secara efektif.
Mengembangkan
dan mempertahankan pengguna dan tenaga profesional bidang informatika
dan komputer yang penting bagi pengembangan sosial-ekonomi yang
berkelanjutan.
Pembangunan kapasitas sumber
daya manusia ICTD terdiri dari literasi bidang informatika dan komputer
dan informatika dan komputer dalam pendidikan, untuk menentukan
sekumpulan kompetensi inti yang dibutuhkan oleh pimpinan pemerintah,
akademisi, peneliti, dan aktivis ICTD saat ini dan yang akan datang
untuk memberdayakan potensi teknologi yang ada.
Computing Curriculum Framework Menurut APTIKOM
APTIKOM sebagai asosiasi pendidikan tinggi informatika dan komputer di seluruh Indonesia, telah melakukan pemetaan kompetensi lulusan dengan membaginya ke dalam 5 (lima) domain bidang ilmu, antara lain: computer engineering (sistem komputer/CE), computer science (informatika/ilmu komputer/CS), software engineering (rekayasa perangkat lunak/SE), information system (sistem informasi/IS), dan information technology (teknologi informasi/IT).
APTIKOM juga telah merumuskan suatu kerangka rumpun ilmu informatika (Computing Curriculum Framework) terbagi atas 3 (tiga) domain, yaitu:
Domain pertama: terdiri dari kumpulan area pengetahuan untuk membangun 18 (delapan belas) dasar ilmu di bidang informatika dan komputer.
Domain kedua:
berisikan kumpulan 40 (empat puluh) area pengetahuan sesuai dengan
bidang studi yang ingin ditekuni dengan model pembobotan yang
berbeda-beda.
Domain ketiga: berisikan kumpulan
9 (sembilan) area terkait dengan aspek kognitif, afektif, dan
psikomotorik sebagai referensi komponen lokal yang adaptif.
4. DESKRIPTOR KKNI RUMPUN ILMU INFORMATIKA DAN KOMPUTER
Deskriptor KKNI terbagi menjadi 2 (tiga) bagian yaitu :
Deskripsi Umum
Deskripsi
Umum merupakan deskripsi kompetensi yang harus dipenuhi oleh setiap
sumber daya manusia Indonesia sebagai implementasi sistem pendidikan
nasional dan sistem pelatihan kerja yang dilakukan di Indonesia pada
setiap jenjang kualifikasi pada KKNI, mencakup proses yang membangun
karakter dan kepribadian sumber daya manusia Indonesia sesuai dengan
ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia.
Deskripsi Spesifik
Deskripsi yang mendeskripsikan cakupan keilmuan (science), pengetahuan (knowledge),
pemahaman (know-how), keterampilan (skill) yang dikuasai seseorang
tergantung pada jenjangnya, yang terdiri dari 4 (empat) deskripsi utama
yaitu:
Keterampilan dalam menyelesaikan pekerjaan atau kompetensi,
Cakupan keilmuan/pengetahuan yang dikuasai,
Metoda dan tingkat kemampuan dalam mengaplikasikan keilmuan/pengetahuan yang telah dikuasai tersebut, serta
Science atau dalam bahasa indonesia berati ilmu ini berasal dari bahasa latin “scientia”
yang berarti pengetahuan. berdasarkan Webster New Collegiate Dictionary
sains adalah pengetahuan yang diperoleh melalui pembelajaran dan
pembuktian atau pengetahuan yang melingkup suatu kebenaran umum dari
hukum-hukum alam yang terjadi misalnya didapatkan dan dibuktikan melalui
metode ilmiah.
dalam bahasa yang lebih sederhana sains adalah ilmu pengetahuan yang didapat dengan menggunkaan metode tertentu.
science menurut einstein (1940), Science is the attempt to make the
chaotic diversity of our sense ecperience correspond to a logically
uniform system of though. (sains adalah sebuah bentuk upaya atau
kegiatan yang memungkinkan dari berbagai variasi atau engalaman inderawi
mampu membentuk sebuah sistem pemikiran atau pola pikir yang secara
rasional seragam). sedangkan menurut uu no. 2 tahun 2003 tentang sistem
pendidikan nasioal (SISDIKNAS) sains adalah salah satu mata pelajaran
yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kegiatan manusia,
yang dalam uu dijelaskan pembelajaran sains diberikan pada jenjang
pendidikan SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta.
Wats is Technology?
teknologi berasal dari bahasa yunani yaitu “tekne” yang berarti
pekerjaan dan “logos” berarti ilmu. secara singkat pengertian teknologi
berarti ilmu yang mempelajari tentang keterampilan. penggunaan istilah
teknologi sendiri diadopsi dari bahasa inggris technology ejak abad ke
-20 yang bersamaan dengan berakhirnya revolusi industri kedua.
teknologi menurut Poerbahwawdja harahap, teknologi mengacu pada
sebuah ilmu pengetahuan yang menyilidiki tentang cara kerja di bidang
teknik, mengacu pada sebuah ilmu pengetahuan yang digunakan dalam pabrik
maupun industri tertentu. definisi ini mengacu pada definisi praktis
dari teknologi yang banyak ditemukan pada pabrik-pabrik dan idustri
tertentu. sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) teknologi
memiliki dua arti yaitu (1) metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis ;
ilmu pengetahuan terapan. (2) keseluruhan sarana untuk menyediakan
barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup
manusia.
How Science and technology relate each-other?
teknologi telah dianggap penerapan sains dalam artian penerapan atau
hubungan perbuatan arau perwujudan sesuatu. segela sesuatu tidak akan
pernah lepas dari campur tangan teknologi dan sains.
sains dan teknolodi apakah ada keerkaitan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam masyarakat baik nilai sosial, moral, dan budaya. ilmu
pengetahuan dipelajari guna mengembangkan eksistensi manusia di bumi.
sedangkan teknologi diciptakan untuk mempermudah atau meringankan
manusia dari kesulitan-kesulitan hidupnya yang serat dengan
keterbatasan.
masyarakat dan ilmu pengetahuan (sains) membutuhkan teknologi sebagai
sarana untuk menyimpan dan mencari informasi. berdasarkan hal tersebut
kita dapat menarik suatu kesimpulan bahwa sains, teknologi, dan nilai
sosial masyarakat saling terkaitan satu sam lain. hal ini sesuai dengan
penjelasan Widyatiningtyas, 2009 menyatakan bahwa “sains merupakan suatu
tubuh pengetahuan dan proses penemuan pengetahuan. teknologi merupakan
suatu perangakat keras ataupun perangkat lunak yang digunakan untuk
memecahkan masalah bagi pemenuhan kebutuhan manusia. sedangkan
masyarakat adalah sekelompok manusia yang memiliki wilayah, kebutuhan,
dan norma-norma sosial tertentu”.
PENERAPAN TEKNOLOGI DI BERBAGAI BIDANG
penerapan teknologi dapat kita lihat di berbagai bidang, yaitu :
Pendidikan Dalam dunia pendidikan cukup
banyak kita lihat penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Para
guru kini sering menerapkan pengumpulan tugas via email. Dalam hal
pengajaran, para pengajar juga sudah menerapkan Pembelajaran Berbantuan
Komputer (PBK), contohnya jika dulu para pengajar hanya menggunakan
papan tulis sebagai media, kini mereka sering mempresentasikan poin-poin
materi mereka menggunakan laptop yang dihubungkan ke proyektor.
Pembelajaran Berbantuan Komputer juga dapat digunakan secara mandiri
oleh siswa misalnya dengan mengunduh game edukasi atau aplikasi yang
memuat rangkuman materi pelajaran dan contoh-contoh soal. Begitu juga
dengan e-learning, mulai dari siswa yang sering menjadikan
internet sebagai sumber untuk bahan menyelesaikan tugas-tugas yang
diberikan oleh guru mereka hingga ke perkuliahan yang bisa dilakukan
secara online. Saat ini pemerintah juga sudah mulai mengujicoba sistem Computer Based Test (CBT) dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN).
Ekonomi Di bidang ekonomi tentu saja
sangat banyak kita jumpai penerapan teknologi informasi dan komunikasi.
Contohnya yang sangat dekat dengan masyarakat adalah online banking dan e-commerce. Pada era sekarang ini, e-commerce berkembang sangat pesat di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Banyak sekali e-commerce baru bermunculan, baik yang berupa situs online ataupun berbentuk aplikasi. Sosial mediapun banyak digunakan sebagai sarana penjualan online. Berbelanja online menjadi pilihan yang sangat diminati masyarakat. Hanya tinggal memesan secara online, mentransfer biaya, lalu barang yang dipesanpun akan dikirim ke alamat yang dituju.
Sosial Penerapan teknologi informasi dan
komunikasi di bidang sosial tentu sudah tak asing lagi. Bersoalisasi
dan berbagi di jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan instagram bisa
dibilang sudah menjadi hal yang dilakukan masyarakat sehari-hari.
Mudahnya bersosialisasi, berbagi informasi dan hasil karya, hingga
bisnis membuat masyarakat seperti tak bisa lepas dari jejaring sosial.
Begitupun dengan aplikasi chatting kini menjadi pilihan masyarakat karena fungsinya sebagai media komunikasi yang mudah, murah, dan cepat.
Pemerintahan dan Politik Pemerintahan
dan Politik juga tak lepas dari penerapan teknologi informasi dan
komunikasi. Mulai dari pembangunan website lembaga-lembaga pemerintahan
sebagai sarana informasi dan komunikasi yang dapat diakses masyarakat,
hingga penggunaan sistem Quick Count untuk perhitungan
perolehan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) seperti Pemilihan Presiden
(Pilpres) dan wakilnya ataupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Dengan Quick Count, masyarakat luas dapat melihat perkembangan perolehan suara secara live melalui
media televisi atau internet yang tentu saja menjadi solusi bagi
antusiasme dan keingintahuan masyarakat yang kini semakin besar terhadap
dunia politik.
Sistem
Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas
orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan
manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang
sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses
algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini
digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi
informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang
berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.
TUJUAN
Tujuan dari
sistem informasi adalah menghasilkan informasi. Sistem informasi selalu
melibatkan data-data penting dimana data yang diolah menjadi bentuk yang
berguna bagi para pemakainya.
SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI
Penggunaan
teknologi informasi pada suatu sistem informasi mulai berkembang sekitar
tahun 1960an. Pada periode tersebut, sistem informasi yang digunakan
masih sangat terbatas. Hal ini disebabkan teknologi perangkat keras
maupun perangkat lunak masih sangat jauh jika dibandingkan dengan
kondisi sekarang. Tujuan utama sistem informasi pada saat itu adalah
untuk melakukan otomatisasi proses bisnis yang berjalan pada organisasi.
Pada periode
sekitar tahun 1970an, sistem informasi sudah sedikit berkembang.
Perkembangan sistem informasi saat itu didominasi dari sudut pandang
data. Teknologi basis data saat itu berkembang cukup pesat. Fokus utama
sistem informasi saat itu adalah penyimpanan dan pengaksesan data. Pada
saat itu sistem informasi biasanya masih digunakan pada suatu bagian
organisasi, khususnya bagian keuangan.
Pada periode tahun 1980an, sistem informasi berkembang lebih ke arah CSCW (Computer Support Cooperative Work).
CSCW adalah aplikasi yang mendukung kerjasama dalam organisasi,
misalnya pemanfaatan email, dokumen editor, dll. Pada periode ini,
sistem informasi mulai mengarah ke bentuk client server. Selain
itu, pemanfaatan sistem informasi sudah mulai luas pada bermacam-macam
bagian organisasi, misalnya bagian keuangan, sumber daya manusia,
pemasaran, dan lain-lain.
Pada tahun
1990an, internet berkembang sangat cepat. Perkembangan tersebut juga
mendorong perkembangan sistem informasi. Sistem informasi mulai
dimanfaatkan teknologi internet maupun teknologi web. Pada saat itu
usaha untuk membuat suatu sistem informasi yang terintegrasi untuk
seluruh organisasi sudah mulai dilakukan. Perusahaan-perusahaan
perangkat lunak besar di dunia juga mulai mengembangkan sistem informasi
yang disesuaikan dengan best practice yang ada, misalnya aplikasi ERP (Enterprise Resource Planning), CRM (Customer Relationship Management), SCM (Supply Chain Management), dll.
Pada tahun
2000an, sistem informasi berkembang semakin pesat. Perkembangan ini
didorong dengan semakin berkembangnya teknologi internet. Sudah banyak
organisasi yang telah mengintegrasikan sistem informasi mereka dengan
sistem informasi organisasi lain untuk mendukung kegiatan organisasi
tersebut.
Pada masa
mendatang, sistem informasi akan semakin berkembang lagi. Perkembangan
teknologi dan perubahan dunia usaha yang sangat cepat, mendorong
organisasi untuk mengembangkan suatu sistem informasi yang mampu
beradaptasi dengan cepat menghadapi perubahan tersebut. Sistem informasi
tersebut juga harus dapat diintegrasikan dengan bermacam-macam sistem
yang lain agar kinerja organisasi menjadi lebih efisien.
SEJARAH PENDIRIAN PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI DI INDONESIA
Pesatnya perkembangan ilmu teknik komputer yang berorientasi pada penciptaan komoditas hardware, dan ilmu komputer yang bermuara pada penciptaan komoditas software,
mendorong organisasi untuk mengembangkan suatu sistem informasi yang
akan menerbitkan produk teori dan metodologi dalam penerapan teknologi
informasi.
Respon di
Indonesia terhadap perkembangan ketiga ilmu tersebut, dicerminkan dalam
satu hasil Kelompok Kerja Penataan Program Studi dalam keilmuan
Informatika dan Komputer, yang meliputi tiga program studi berikut:
Program Studi Ilmu Komputer / Informatika
Program Studi Sistem Komputer
Program Studi Sistem Informasi
Kurikulum
nasional program sarjana untuk Program Studi Sistem Informasi &
Sistem Komputer telah disyahkan berturut-turut melalui Surat Keputusan
Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 242/U/1999 (Program
Studi Sistem Komputer) dan 243/U/1999 (Program Studi Sistem Informasi),
tanggal 5 Oktober 1999.