3D Ember : Desain virtual berbasis 3D Max sebagai Upaya Pengurangan Volume Sampah Permukaan pada air sungai

3D Ember : Desain virtual berbasis 3D Max sebagai Upaya Pengurangan Volume Sampah Permukaan pada air sungai


Oleh Irfan Hidayat, Dery Syams Ahnaf, Yudha Ardhi

Menjaga lingkungan merupakan sebuah langkah awal yang berfungsi untuk mengurangi kerusakan bumi dan menjaga ekosistem yang ada. Selain itu menjaga lingkungan juga bisa menyelamatkan hewan-hewan dari kepunahan.
Seiring bertambahnya populasi manusia sering kali dibarengi dengan penggunaan bahan yang kurang ramah terhadap lingkungan salah satunya penggunaan bahan plastic. Bahan plastic susah untuk di urai oleh organisme dan membutuhkan jutaan tahun untuk terurai dengan sempurna.
Terlebih jika harus membuang sampah di sungai dan laut, kurangnya kesadaran dan tidak ada sanksi membuat sebagian orang dengan bebas membuang sampah dilautan. Hal ini akan menyebabkan kondisi air menjadi tercemar dan hewan yang dilaut akan mengalami keracunan dan mati.
Jika tidak ada tindakan tegas maka laut tidak lagi akan menjadi sumber yang bisa dimanfaatkan karena kerusakan yang sudah parah. Ikan akan terus menjauh karena sampah yang terus merusak. 

Sistem penyaringan air pada Seabin sangat mirip dengan filter air di tangki ikan peliharaan, tetapi didesain untuk membersihkan seluruh laut.

Seabin dapat diinstal pada setiap dermaga apung dan dirancang untuk menyedot setiap sampah atau minyak yang mengambang di sekitar dermaga.

Konsep ini sederhana: Sebuah ember dihubungkan dengan pompa air, kemudian ia menghisap sampah yang mengambang di laut ke dalam kantong jala yang dapat dilepas

Sumber:

http://ruangsipil.blogspot.com/2018/04/seabin-project-alat-penyedot-sampah.

https://nationalgeographic.grid.id/read/13303111/seabin-ember-jenius-penghisap-sampah-dan-minyak-di-lautan?page=all

Tugas 8 Individu PSI

Tugas 8 Individu PSI

 

Laboratorium prodi/jurusan Sistem Informasi

ITS (https://www.its.ac.id/si/fasilitas/laboratorium-2/)
Laboratorium di Departemen Sistem Informasi (DSI) dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu: laboratorium pembelajaran (atau praktikum) dan laboratorium penelitian. DSI mempunyai 3 laboratorium pembelajaran yang disebut studio, yaitu: studio pemrograman, studio aplikasi terapan, dan studio sistem operasi. DSI juga memiliki 5 laboratorium penelitian, yaitu: Infrastuktur dan Keamanan Teknologi Informasi, Manajemen Sistem Informasi, Rekayasa Data & Intelegensi Bisnis,  Akuisisi Data dan Deseminasi Informasi  dan Sistem Enterprise.
UM (http://elektro.um.ac.id/laboratorium/laboratorium-sistem-informasi/)
 
Laboratorium Sistem Informasi merupakan salah satu laboratorium yang berada di bawah naungan Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Laboratorium dikhususkan pada bidang pembuatan dan pengembangan basis data dan sistem informasi. Laboratorium ini bertempat di gedung H5 lantai 2 ruang 212. Laboratorium ini memiliki daya tampung 30 s.d 40 mahasiswa. Dengan ukuran ruang cukup luas serta dilengkapi dengan AC dan sirkulasi udara membuat mahasiswa menjadi nyaman untuk beraktifitas di laboratorium ini.

Fungsi utama laboratorium sistem informasi adalah untuk kegiatan praktikum atas teori yang sudah didapat dalam perkuliahan teori. Untuk menunjang fungsi dari laboratorium ini dan juga kegiatan pembelajaran yang ada didalamnya, di laboratorium ini terdapat alat-alat pendukung dalam melakukan kegiatan praktikum, seperti: Personal Computer (PC), LCD Proyektor, dan Jaringan Internet yang memadai, White Board dan peralatan lainnya yang berhubungan dengan jaringan komputer. Adapun perangkat lunak yang digunakan untuk mendukung kegiatan praktikum pada laboratorium sistem informasi ini antara lain: Oracle, MySQL, PostgreSQL, Apache Web Server, PHP Engine, Visual Paradigm, Navicat, SQLyog, MySQL Workbench, Power Designer, Netbeans, Java, Pencil, serta Microsoft Visual Studio. Selain untuk kegiatan praktikum, laboratorium ini juga digunakan untuk kegiatan pengerjaan skripsi/tugas akhir, diskusi, simulasi, pelatihan, dan penelitian terkait.

  • IT Telkom Surabaya

Laboratorium

Berikut ini merupakan bidang penelititan yang tersedia di Departemen Sistem Informasi :

1. DATA AKUISISI DAN DISEMINASI INFORMASI (DATA ACQUISITION & INFORMATION DISSEMINATION)

  • Akuisisi Data 

Data yang saat ini ada di sekitar kita heterogen, baik dari sisi struktur (terstruktur dan tidak terstruktur), lokasi (terdistribusi atau terpusat), dari berbagai sumber/resource (contoh: data dari website, pesan teks/sms, dan lain-lain), serta volume (contoh: data masif atau big data). 

  • Paradigma Pengolahan 

Seiring dengan perkembangan sumber dan volume data, berkembang pula berbagai teknologi untuk mengolah data tersebut. Masing-masing dari teknologi tersebut merupakan implementasi dari paradigma yang berbeda mengenai data, dan diwujudkan dalam inovasi pada teknik-teknik pra-proses dan pengolahan data. 

  • Diseminasi Informasi 

Proses dan metode pengolahan data menjadi informasi yang lebih bernilai

Track : Data Acquisition and Information Dissemination (DAID)

 
1. Database Management Systems
2. Open Data
3. Knowledge Management
4. Semantics Web and Linked Data
5. Big Data
6. Web Services
7. Social Media
8. Social Networks
9. Visualization Information
10. Social Information Systems
11. Social Informatics
12. Spatial Information Systems
13. Geographical Information Systems

2. REKAYASA DATA DAN KECERDASAN BISNIS (DATA ENGINEERING & BUSINESS INTTELIGENCE)

RDIB memiliki tujuan untuk menjadi pusat penelitian terkait pemanfaatan data yang mendukung analisis bisnis dan organisasi untuk bisa ditransformasi menjadi informasi bermakna serta pengetahuan sehingga berguna dalam pengambilan keputusan. Bidang-bidang keilmuan yang dicakup meliputi :
•    Computerized Decision Support : Decision Support System, System Modelling and Analysis.
•    Data Management: Database and Database Management System (DBMS); Extraction, Transformation, and Load (ETL) System; Data Warehouse (DW), real-time DW, and Data Mart.
•    Business Analytic: Optimizations; Data/Web/Text Mining; Web Analytic; Peramalan
•    Knowledge Management: Knowledge Management System, Expert Locating System, Ontology.
•    Intelligent Systems: Expert System, Artificial Neural Network, Fuzzy Logic, Genetic Algorithm, Intelligent Agent, Automated Decision System. 

Track : Data Engineering and Business Intelligence (DEBI)
1. Business Intelligence
2. Data Mining
3. Intelligent Systems
4. Artificial Intelligence
5. Autonomous Agents
6. Intelligent Agents
7. Multi-Agent Systems
8. Expert Systems
9. Pattern Recognition
10. Machine Learning
11. Soft Computing
12. Optimization
13. Forecasting
14. Meta-Heuristics
15. Computational Intelligence

3. MANAJEMEN SISTEM INFORMASI (INFORMATION SYSTEMS MANAGEMENT)

Rancangan penelitian berisi isu-isu strategis yang menjadi fokus penelitian lab MSI yang merupakan manifestasi dari roadmap penelitian. Isu strategis dari penelitian lab MSI pada tahun 2016 – 2025 ini dibagi menjadi: 

  • TI sebagai tools Strategi 
  • Penerapan E-Government (egov) 
  • Manajemen & Perubahan Proyek TI 
  • Pengembangan Sistem Informasi 
  • Kedewasaan Proses TI 
  • Pengembangan Layanan TI 
  • Penjaminan Mutu Proses TI 
  • Pengelolaan Risiko TI 
  • IT Productivity Paradox, IT Business Value 

Track : Information Systems Management (ISM)
1. Software Engineering
2. Software Design Pattern
3. System Analysis and Design
4. Research Methods of Information Systems
5. Green Technology Strategies
6. Strategic Information Systems
7. IT Governance and Audits
8. E-Government
9. IT Service Management
10. IT Project Management
11. Information System Development
12. Software Quality Assurance
13. Adoption and Diffusion of Information Technology
14. Health Information Systems and Technology
15. Accounting Information Systems
16. Human Behavior in Information System
17. Social Technical Issues and Social Inclusion
18. Domestication of Information Technology
19. ICTs and Sustainable Development
20. Information System in developing countries

4. INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI (IT INFRASTRUCTURE AND SECURITY)

Isu strategis yang menjadi basis dan fokus penelitian laboratorium Infrastruktur Sistem dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi (FTIF) tahun 2015-2020 adalah terkait penelitian-penelitian dengan topik sebagai berikut: 

  • Infrastruktur Teknologi Informasi (Fokus pada Middle Layer ke Bawah dari OSI Layer) 
  • Energi 
  • Military Defense 
  • Transportasi dan Logistik 
  • Efisiensi melalui Monitoring Konsumsi Pemakaian Listrik 
  • Peningkatan Pemanfaatan Potensi Laut melalui Pengembangan Teknologi pada Bidang Kemaritiman 
  • Desain Arsitektur Software : Resilent Information Systems 

Track : IT Infrastructure and Security (ITIS)
1. Computer Security
2. Information Security and Privacy
3. Information Forensics
4. Network Security
5. Cryptography
6. Cloud Computing and Virtualization
7. Emerging Technologies
8. Computer Vision and Image
9. Service Oriented Architecture (SOA)
10. Ethics in Information Systems
11. Service Computing
12. Computer Graphics
13. Image Processing
14. Speech Recognition
15. Human Computer Interaction
16. Augmented Reality
17. Ubiquitous Computing
18. Sensor Networks
19. Medical Image Analysis
20. Internet Technology
21. Computational Biology and Bio-Informatics
22. Game Development
23. Mobile and Pervasive Computing
24. Affective Computing
25. Real-time Systems and Embedded Systems
26. Parallel and Distributed Systems
27. Computing on Graphics Processing Units (GPGPU)

5. SISTEM ENTERPRISE (ENTERPRISE SYSTEMS)

Bidang-bidang keilmuan yang dicakup meliputi : 

  • Sistem Enterprise: Pengelolaan Hubungan Pelanggan, Manajemen Rantai Pasok, Perencanaan Sumber Daya Perusahaan 
  • Manajemen Proses Bisnis: Process Mining, Alur Kerja 
  • Analisis dan Pemodelan Proses Bisnis: Analisis dan Pemodelan Sistem, Kecedasan Bisnis, Bisnis Analitis, Sistem Informasi Geografis 
  • Data and Knowledge Management: Data Warehousing, OLAP, Database 

Track : Enterprise Systems (ES)
1. Enterprise Resource Planning
2. Business Process Management
3. Customer Relationship Management
4. Supply Chain Management and Logistics
5. System Dynamics
6. E-business and e-Commerce
7. Marketing Analytics
8. Marketplace Analytics
9. Business Analytics and Knowledge Discovery
10. Production Management
11. Task Analysis
12. Process Mining
13. Discrete Event Simulation
14. Service Science and Innovation
15. Innovation in the Digital Economy

Kelompok keahlian diprodi/jurusan Sistem Informasi







Bidang  Pengetahuan       

 Teknologi Informasi :
1. Arsitektur Komputer
2. Algoritma dan Struktur Data
3. Bahasa Pemrograman
4. Sistem Operasi
5. Telekomunikasi dan Jaringan Komputer
6. Manajemen Data dan Informasi
7. Kecerdasan Buatan
8. Keamanan Informasi
9. Interaksi Manusia dan Komputer
10. Sistem dan Teknologi Web.
11. Infrastruktur TI.


 

 

       Sistem Informasi dan Konsep Organisasi :

1. Analisis Bisnis
2. Desain Sistem Informasi
3. Rekayasa Sistem Informasi
4. Arsitektur Enterprise
5. Perencanaan Aplikasi
6. Manajemen Resiko
7. Manajemen Proyek
8. Perawatan dan Operasi Sistem
9. Strategi Uji dan Implementasi Sistem Informasi
10. Teori Umum Organisasi
11. Manajemen Sistem Informasi
12. Teori Keputusan
13. Perilaku Organisasi
14. Manajemen Perubahan
15. Etika dan Legalitas Sistem Informasi
16. Profesionalisme
17. Kemampuan Antar Personal.  

       Bidang Peneliian :

1. Information System Engineering
2. Information Technology Governance
3. Information Technology Strategic Planning
4. Information System Management
5. Risk Management
6. Expert System
7. Decision Support System
8. Data Mining
9. Data Warehouse
10. Business Intelligence
11. e-Business / e-Commerce
12. Knowledge Management
13. Social Informatics
14. Information Security
15. Web System and Technology
16. Enterprise Architecture
17. Mobile Application

ITTS

KK-Sistem Enterprise dan Manajemen Industri


KK Sistem Elektronik Cerda
s

KK-Sistem Cerdas dan Teknologi Terintegrasi





 
Contoh tugas akhir mahasiswa Sistem Informasi

triosakti.wordpress.com/2020/01/07/tugas-11-individu-pengenalan-sistem-informasi/

LATAR BELAKANG

Seiring dengan berkembangnya sistem informasi saat ini, banyak sistem informasi pada organisasi yang ingin mencapai tahap sistem informasi secara cepat, relevan dan akurat. Pesatnya pertumbuhan ilmu pengetahuan teknologi khususnya di bidang komputer disetiap aspek kehidupan dan penggunaan teknologi komputer dan teknologi komunikasi yang menghasilkan sebuah penggabungan sistem informasi yang saat ini mudah untuk di akses tanpa adanya batasan waktu dan jarak dengan menggunakan jaringan internet. Model penjualan atau bisnis ikut terpengaruh dari perkembangan ilmu pengetahuan teknologi tersebut, terlebihnya dengan pesatnya pertumbuhan pengguna internet di berbagai belahaan dunia khususnya negara berkembang. Salah satu bisnis yang menjadi trend terbaru di masyarakat ini adalah dalam bidang belanja online.

Sejauh ini banyak industri lem khususnya lem yang masih melakukan promosi dan penjualan melalui mulut ke mulut ataupun bentuk brosur, sehingga jangkauan promosi dan penjualan masih terbatas dan belum bisa meluas ke beberapa daerah. Kendala lain yang di alami oleh penjual lem yaitu persaingan yang ketat, hal itu membuat pengolah industri lem harus mempunyai strategi pemasaran yang berbeda dari pesaingnya. Untuk itu dibutuhkan sebuah aplikasi berbasis web berupa website yang mampu memberikan informasi mengenai produk kepada pelanggan dengan cepat melalui internet.

Berdasarkan uraian latar belakang yang telah dijelaskan diatas, penulis mengambil judul mengenai “Sistem Informasi Pemasaran Berbasis Website Pada PT. Trimitra Sebagai Sarana Penjualan Produk Secara Online”

STUDI KASUS

PT. TRIMITRA SEBAGAI SARANA PENJUALAN PRODUK SECARA ONLINE

METODE PENYELESAIAN

Metode yang digunakan adalah:

  1. Metode Pengumpulan Data (Wawancara dan Observasi)
  2. Metode Analisa Sistem
  3. Metode Analisa Perancangan Program

SOLUSI YANG DIHASILKAN

Proses penjualan masih manual belum terkomputerisasi dan untuk memperbarui data di perusahaan tersebut dilakukan setiap hari dengan menyetor salinan surat bukti pembelian dari penjualan tersebut. Proses penjualan di New Java Comp ketika Customer memilih barang yang tersedia di website, sehingga customer dapat memilih dan melihat barang secara lengkap yang tersedia di perusahaan. Untuk pencatatan penjualan dilakukan menggunakan bukti faktur pembelian customer yang tersimpan di database ketika customer melakukan transaksi .

Laboratorium
RESUME  " SAYA SALAH JURUSAN ? "

RESUME " SAYA SALAH JURUSAN ? "


 

Nama : Yudha Ardi Firmansah

NIM   : 1204200083

Program Studi : Sistem Informasi 

Kelas : IS 03-01

 

Institut Teknologi Telkom Surabaya

Resume Webinar Konsep Sistem Informasi “Saya Salah Jurusan?

Konsep Salah Jurusan

Merujuk pada istilah “Mahasiswa Salah Jurusan”, pada dasarnya apapun jurusan yang telah dipilih oleh setiap individu untuk melanjutkan studi jenjang perguruan tinggi merupakan suatu hal yang sama. Hal ini tetap bergantung pada bagaimana individu tersebut mengolah perspektif dari berbagai bola pandang.

Generation Z

Generasi Z merupakan generasi setelah Generasi Y yang didefinisikan sebagai orang-orang yang lahir dalam rentang tahun kelahiran 2010 sampai kini.

Karakteristik daripada Gen Z antara lain:

  • Social
  • Multi-Taskers
  • Entrepreneurs
  • Educated
  • Philanthropists
  • Digital Natives
  • Interactive
  • Tech-Savvy
  • Less Focused
  • Cautious

Gen Z merupakan self-starters. Self starter adalah seseorang yang mampu mengambil inisiatif dan dapat bekerja tanpa pengawasan dari atasan.

Entering Society 5.0

Society 5.0 merupakan konsep yang dirumuskan mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan dikemukakan di ajang CeBIT, Hannover di kota Hannover, Jerman pada tahun 2017. Abe menyebut bahwa konsep ini dapat membantu Jepang menangani berbagai permasalahan, yang kemudian konsep ini diresmikan pada Januari 2019.

Masyarakat 5.0 adalah suatu konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi yang dikembangkan oleh Jepang. Konsep ini lahir sebagai pengembangan dari revolusi industri 4.0 yang dinilai berpotensi mendegradasi peran manusia.

Melalui Society 5.0, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) akan mentransformasi big data yang dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan (the Internet of Things) menjadi suatu kearifan baru, yang akan didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan manusia membuka peluang-peluang bagi kemanusiaan.  

Transformasi ini akan membantu manusia untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna.

Sejarah Perkembangan Internet

Sejarah perkembangan internet di dunia:

  • 1958 ARPA (The Advanced Research Projects Agency) dibentuk.
  • 1961 Munculnya prinsip transfer data di dalam suatu jaringan komputer.
  • 1965 Pertama kalinya dua buah komputer yang terpisah dalam jarak yang jauh dapat saling terhubung.
  • 1969 ARPA meluncurkan jaringan komputer ARPANET.
  • 1971 Pertama kali ditemukannya sistem surat menyurat secara elektronik.
  • 1974 Pertama kalinya digunakan istilah internet atau internetworking.
  • 1976 Ethernet sebagai jaringan LAN pertama diciptakan.
  • 1982 Protokol internet atau TCP/IP pertama kali dibuat.
  • 1991 World Wide Web pertama kali dikenalkan pada publik oleh CERN.
  • 1993 Pertama kalinya di dalam internet disiarkan sebuah broadcast radio.
  • 1994 Toko online pertama dibuat muncul bank virtual dan banner periklanan di internet.
  • 1999 Jaringan transfer file (terutama untuk keperluan distribusi file MP3) secara peer-to-peer dikenalkan.
  • 2010 Kru dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menerima akses langsung terhadap internet.
  • 2011 Tercatat lebih dari 357 juta website di dalam internet.

Information Technology dan Information System

Information Technology terdiri atas:

  • Hardware
  • Software
  • Databases
  • Networks
  • Other related components

Information Tehcnology digunakan untuk membangun Information Systems:

  • Payroll System
  • Inventory System
  • Marketing System
  • Customer Service System
  • Health System

Information Systems

Pengertian Sistem Informasi

Sistem dapat diartikan sebagai suatu kesatuan dari sesuatu yang sistematis dan ter-struktur serta menjalankan fungsi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Informasi dapat diartikan sejumlah data yang telah diolah dan memiliki kegunaan untuk suatu tujuan tertentu.

Secara umum, sistem informasi merupakan suatu sistem yang di dalamnya memuat tentang berbagai informasi yang terkait dengan operasional suatu organisasi yang berguna untuk mengambil keputusan dalam mencapai tujuan organisasi

Tujuan Sistem Informasi

Untuk menyediakan informasi-informasi tertentu dalam pengambilan keputusan. Keberadaan data dalam sistem informasi akan sangat membantu dalam menyikapi suatu permasalahan.

Komponen Sistem Informasi

Komponen Sistem Informasi antara lain:

  • Orang
  • Perangkat Keras
  • Perangkat Lunak
  • Prosedur
  • Jaringan Komputer dan Komunikasi Data
  • Basis Data

Mengapa bisa terjadi Salah Jurusan?

  • Jurusan tersebut tidak sesuai dengan passion.
  • Bukan karena keinginan pribadi, melainkan berdasarkan faktor tertentu.
  • Memilih jurusan dengan keinginan tetapi tidak yakin akan prospek kedepannya.
  • Masih belum mengetahui dimana letak minat dan bakat individu.

Tips Mengatasi Keraguan dalam Memilih Jurusan :

  • Jangan gegabah untuk mengambil langkah.
  • Temukan hal positif di lingkungan sekitar.
  • Meningkatkan kemampuan beradaptasi.
  • Bersyukur karena banyak individu yang ingin menempati posisi tersebut.
  • Bangun relasi dan koneksi sebanyak mungkin.
TUGAS KE – 7 PENGANTAR SISTEM INFORMASI

TUGAS KE – 7 PENGANTAR SISTEM INFORMASI


Pada kali ini membahas tentang :

  • Profil Lulusan Prodi S1 Sistem Informasi di ITTelkom Surabaya.
  • Pengelompokan MK Prodi S1 Sistem Informasi ITTelkom Surabaya.
  • Pengelompokan MK Prodi S1 Sistem Informasi ITTelkom Surabaya Berdasarkan 10 Body of Knowledge.

A. Profil Lulusan Prodi S1 Sistem Informasi di ITTelkom Surabaya

Profil lulusan Program Studi Sistem Informasi Institut Teknologi Telkom Surabaya dirancang berdasarkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri maupun pemerintah untuk memenuhi kebutuhan bisnis di era saat ini. Kurikulum mengacu pada standar kurikulum internasional yakni Curriculum Guidelines for Undergraduate Degree Programs in Information Systems yang diterbitkan oleh Association of Computing Machinery (ACM) IS 2010, Association of Information System (AIS), Standar Baku Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) APTIKOM 2015.

Program S1 Sistem Informasi menyiapkan lulusan S1 dengan kompetensi sebagai
berikut:

  1. Sistem dan analis bisnis
  2. Manajer Proyek Sistem Informasi
  3. Auditor Sistem Informasi
  4. IS Engineer & Pengembangan ERP
  5. Technopreneur

Deskripsi :

  1. Sistem Dan Analis Bisnis

Peran dalam merancang struktur aplikasi yang dibangun, sebagai dasar/acuan Programmer dalam membuat aplikasi yang efektif menyelesaikan masalah, handal, well-written. Sekaligus menyelaraskan dengan proses bisnis perusahaan. Proses dari mereview, menganalisis, dan mengevaluasi permasalahan bisnis, proses bisnis, fungsi/struktur organisasi, sistem,  informasi yang digunakan, dan data dasar informasi serta merekomendasikan solusi-solusi permasalahan atau peningkatan performa bisnis perusahaan (termasuk di dalamnya mengembangkan dokumen UseCase,Spesifikasi sistem dan kriteria penerimaan Sistem Informasi solusi bisnis).  

2. Manajer Proyek Sistem Informasi

Peran mengoordinir dan mengelola sumber-daya dan aktivitas-aktivitas pembangunan Sistem Informasi (dapat berupa proyek pembangunan aplikasi dan/atau proyek tata kelola teknologi informasi).

3. Auditor Sistem Informasi

Peran mengevaluasi dan menemukan bukti-bukti apakah sebuah Sistem Informasi telah memenuhi standar tertentu (termasuk di dalamnya mengembangkan perangkat audit, melaksanakan proses audit, dan membuat laporan hasil audit).

4. IS Engineer & Pengembangan ERP

Peran mereview, menganalisis, mengevaluasi, dan mengembangkan permasalahan bisnis, proses bisnis, dan merekomendasikan solusi-solusi permasalahan atau peningkatan performa bisnis dengan paket/modul  sistem ERP (termasuk mendukung aktivitas perencanaan, implementasi, perawatan, dan optimisasi sistem ERP).

5. Technopreneur

Peran lulusan yang memiliki jiwa technopreneurship sehingga mampu mengembangkan bisnis di bidang ICT diantaranya dapat menjadi konsultan IT,menyediakan jasa pengembangan sistem informasi serta business process outsourcing.

B. Pengelompokkan Mata Kuliah (MK) Prodi S1 Sistem Informasi ITTelkom Surabaya

  • Mata Kuliah Tingkat Institusi adalah mata kuliah yang diberikan secara rata ke seluruh Institusi.
  • Mata Kuliah Tingkat Fakultas adalah mata kuliah yang diberikan di semua jurusan akan tetapi hanya sebatas fakultas saja.
  • Mata Kuliah Tingkat Program Studi adalah mata kuliah yang diberikan khusus hanya di prodi masing – masing di setiap fakultas.
  • Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) adalah mata kuliah yang wajib diberikan di setiap Perguruan Tinggi.
  • Mata Kuliah Pilihan / Peminatan (MKP) adalah mata kuliah pilihan yang telah disediakan oleh kampus untuk dipilih oleh setiap mahasiswa yang sesuai dengan passion mereka masing – masing pada saat menjelang semester ke atas.

Pengelompokkan Mata Kuliah Prodi Sistem Informasi IT Telkom Surabaya
1. Mata Kuliah Tingkat Institusi

Nama Mata KuliahSKS
Bahasa Inggris 12
Literasi TIK2
Bahasa Indonesia2
Pendidikan Agama dan Etika – Islam2
Statistika Industri3
Kewirausahaan2
Bahasa Inggris 22
Pancasila dan Kewarganegaraan2

2. Mata Kuliah Tingkat Fakultas

Nama Mata KuliahSKS
Kalkulus 1B3
Matematika Diskrit3
Algoritma dan Pemrograman3
Praktikum Algoritma dan Pemrograman1
Teori Probabilitas3
Matriks dan Vektor3
Algoritma dan Struktur Data3
Praktikum Algoritma dan Struktur Data1
Perancangan Basis Data3
Praktikum Perancangan Basis Data1
Ekonomi Teknik2
Praktik Kerja Lapangan2
Metode Penelitian dan Pengembangan2
Tugas Akhir4

3. Mata Kuliah Tingkat Program Studi

Nama Mata KuliahSKS
Konsep Teknologi2
Pengantar Sistem Informasi3
Arsitektur dan Organisasi Komputer2
Kepemimpinan dan Komunikasi Interpersonal3
Sistem Enterprise3
Perilaku Organisasi3
Pemrograman Berbasis Objek2
Praktikum Pemrograman Berbasis Objek1
Pemodelan Proses Bisnis3
Sistem Informasi Akuntansi3
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi3
Perancangan Interaksi3
Rekayasa Proses Bisnis3
Jaringan Komputer dan Komunikasi Data3
Praktikum Jaringan Komputer dan Komunikasi Data1
Manajemen Rantai Pasok3
Arsitektur Sistem Enterprise3
Manajemen Proyek Sistem Informasi3
Pengembangan Aplikasi Web3
Praktikum Pengembangan Aplikasi Web1
Manajemen Sumber Daya Manusia3
Sistem Operasi Komputer3
Keamanan Sistem Informasi3
Rekayasa Perangkat Lunak Capstone Project3
Manajemen Layanan3
Etika Profesi Teknologi Informasi2
Peminatan Logistik3
Peminatan Transportasi3
Tata Kelola dan Manajemen Teknologi Informasi2
Manajemen Hubungan Pelanggan3
Kapita Selekta2

4. Mata Kuliah Dasar Umum

Nama Mata KuliahSKS
Bahasa Inggris 12
Bahasa Indonesia2
Pendidikan Agama dan Etika – Islam2
Bahasa Inggris 22
Pancasila dan Kewarganegaraan2

5. Mata Kuliah Peminatan

Nama Mata KuliahSKS
Manajemen Logistik3
Teknologi Logistik3
Sistem Informasi Logistik3
Data Warehouse dan Intelijen Bisnis3
Manajemen Transportasi3
Manajemen Resiko3
Sistem Transportasi3
Sistem Informasi Geografis3
Manajemen Pelabuhan3
Tata Kelola Transportasi Laut3
Manajemen Kapal3
Pengantar Strategi Sistem Informasi3
Pemantauan Evaluasi Sistem Informasi3
Pengembangan Aplikasi Bergerak3
Konfigurasi dan Implementasi ERP3
Teknik Audit dan Kontrol Sistem Informasi3
Manajemen Perubahan3
Magang4

C. Pengelompokan MK Prodi S1 Sistem Informasi ITTelkom Surabaya Berdasarkan 10 Body of Knowledge.

Penjelasan gambar di atas :

Topik KeilmuanMata Kuliah Terkait
Matematika dan StatistikStatistics; Struktur Diskrit; Math FundamentalsKalkulus; Matematika Diskrit; Aljabar Linier; Statistika dan Probabilitas; Statistika untuk Bisnis; Riset Operasional
Algoritma dan PemrogramanAlgoritma dan Kompleksitas; Bahasa PemrogramanDasar-dasar Pemrograman; Struktur Data dan Algoritma; Pemrograman Berorientasi Obyek; Web Programming
Rekayasa Perangkat LunakDasar-dasar Pengembangan Perangkat LunakSADT (Analisis dan Perancangan Sistem);
Komputer ArsitekturArsitektur dan Organisasi Komputer; Sistem Operasi; Grafik dan VisualisasiArsitektur dan Organisasi Komputer; Sistem Operasi; Grafik dan Visualisasi
Sistem TerdistribusiJaringan dan Komunikasi;Dasar Infrastruktur Teknologi Informasi; Komunikasi Data;
Bisnis dan ManajemenFunctional Business Areas; E-business; Decision Theory; Business Models: Organizational Theory: Organizational BehaviourTeori Organisasi; Perilaku Organisasi; Pengantar Bisnis; Dasar-dasar Manajemen; Teknik Pengambilan Keputusan; E-Commerce
Pengelolaan Data dan InformasiDatabase Management System; Information SecurityDBMS; Introduction to Information Security
Sistem InformasiManajemen Proyek; Change Management; Risk Management;Manajemen Proyek; Change Management;
Sistem EnterpriseArsitektur Enterprise; Integrasi SistemArsitektur Enterprise; Integrasi Sistem
Kecakapan HidupKomputer dan Masyarakat, Kerja Praktik/Magang, Skripsi/Tugas AkhirKomputer dan Masyarakat, Kerja Praktik/Magang, Skripsi/Tugas Akhir

 

 

 

 

 

Nama  : Yudha Ardi Firmansah

NIM    : 1204200083

Kelas  : IS 03-01

CC2005, ACM IS 2010, KKNI APTIKOM 2015

CC2005, ACM IS 2010, KKNI APTIKOM 2015

CC2005, ACM IS 2010, KKNI APTIKOM 2015

 

Nama : Yudha Ardi Firmansah

Nomor Induk Mahasiswa (NIM) : 1204200083

Program Studi : S1 Sistem Informasi

 

MEMBUAT RESUME 3 E-BOOK

A. Computing Curricula 2005 (CC2005)

Computing Curricula 2005 (CC2005)

Komputasi telah secara dramatis mempengaruhi kemajuan dalam sains, teknik, bisnis, dan banyak bidang usaha manusia lainnya.  Di dunia saat ini, hampir semua orang perlu menggunakan komputer, dan banyak yang ingin belajar komputasi dalam beberapa bentuk.

Komputasi akan terus dilakukan untuk menghadirkan peluang karir yang menantang, dan mereka yang bekerja dalam komputasi akan memiliki peran penting dalam membentuk masa depan. 

1. APA ITU KOMPUTASI?

Komputasi mencakup merancang sekaligus membangun sistem hardware dan software untuk berbagai tujuan seperti memproses, menyusun, mengelola berbagai jenis informasi, melakukan studi ilmiah menggunakan komputer, membuat sistem komputer berperilaku cerdas, membuat dan menggunakan komunikasi dan media hiburan, menemukan dan mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan tertentu, dan sebagainya.

2. PERKEMBANGAN DISIPLIN KOMPUTASI

Perkembangan Disiplin Ilmu Komputasi
  • Sebelum tahun 1990-an

Program gelar sarjana dalam disiplin ilmu komputasi mulai muncul pada tahun 1960-an. Awalnya, hanya ada tiga jenis program gelar antara lain ilmu komputer, teknik elektro, dan sistem informasi. Masing-masing dari ketiga disiplin ilmu ini memiliki domain tersendiri.

Sebelum tahun 1990-an, satu-satunya perubahan besar dalam lanskap ini adalah pengembangan rekayasa komputer. Sebelum penemuan mikroprosesor berbasis chip, rekayasa komputer adalah salah satu dari beberapa bidang spesialisasi dalam teknik elektro. 

  • Perkembangan Signifikan tahun 1990-an

Rekayasa komputer terlepas dari teknik elektro selama akhir 1970-an dan 1980-an, tetapi tidak sampai tahun 1990-an chip komputer menjadi komponen dasar sebagian besar jenis perangkat listrik dan mekanik.

Pada tahun 1990-an, ilmu komputer telah mengembangkan badan penelitian, pengetahuan, dan inovasi yang cukup besar yang membentangkan kisaran dari teori ke praktik, dan kontroversi tentang legitimasinya mati. 

Rekayasa perangkat lunak telah muncul sebagai area dalam ilmu komputer. Karena komputasi digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah kompleks yang lebih luas, menciptakan perangkat lunak yang andal menjadi lebih sulit. Seiring waktu, menjadi jelas bahwa memproduksi perangkat lunak yang baik sangat sulit, sangat mahal, dan sangat diperlukan.

Sistem informasi harus menghadapi tantangan yang semakin luas. Masalah pengelolaan informasi menjadi sangat kompleks, dan tantangan memanfaatkan informasi dan teknologi dengan benar untuk mendukung efisiensi dan efektivitas organisasi menjadi masalah penting. 

Program teknologi informasi mulai bermunculan pada akhir 1990-an. Selama tahun 1990-an, komputer menjadi alat kerja penting di sebagian besar organisasi, dan sistem komputer berjaringan menjadi tulang punggung informasi organisasi.

  • Setelah tahun 1990-an

Pada tahun 1990-an menyajikan berbagai pilihan seperti ilmu komputer, rekayasa perangkat lunak, dan teknik komputer yang masing-masing memiliki perspektif sendiri pada pengembangan perangkat lunak.

Ketiga pilihan ini menyiratkan perbedaan nyata :

  1. Computer Engineering (CE): perangkat lunak lebih difokuskan pada perangkat keras.
  2. Software Engineering (SE): penekanannya terdapat pada pembuatan perangkat lunak yang memenuhi persyaratan dunia nyata yang kuat.
  3. Computer Science (CS): perangkat lunak adalah mata uang dimana ide-ide diungkapkan dan berbagai masalah pada aplikasi komputasi dan dieksplorasi.

Demikian pula, di dunia pra-1990-an, area utama untuk menerapkan komputasi untuk memecahkan masalah dunia nyata adalah dalam bisnis. Ruang lingkup penggunaan dunia nyata telah diperluas dari bisnis ke organisasi, dan sistem informasi sekaligus teknologi informasi merupakan wadah kepentingan tersebut.

3. DESKRIPSI DISIPLIN KOMPUTASI UTAMA

  • Teknik Komputer
Tampilan Grafis Teknik Komputer

Computer Engineering (Teknik Komputer) adalah disiplin ilmu yang mempelajari perancangan dan pembuatan komputer dan sistem-sistem berbasis komputer, mencakup hardware, software, komunikasi dan interaksi antara hardware dan software.

Kurikulum program studi Teknik Komputer menekankan pada teori, prinsip-prinsip, dan praktek konsep-konsep trasional Teknik Elektro dan Matematika dan menerapkannya pada permasalahan perancangan komputer dan peralatan berbasis komputer.

  • Ilmu Komputer
Tampilan Grafis Ilmu Komputer

Computer Science (Ilmu Komputer) adalah disiplin ilmu yang mempelajari teori & algoritma mencakup:

  • Perancangan dan implementasi perangkat lunak (software).
  • Pembuatan teknologi-teknologi untuk lebih memanfaatkan komputer, seperti World Web Web, robot cerdas, dan analisis DNA manusia.
  • Pengembangan metode-metode efektif pemecahan permasalahan computing.
  • Sistem Informasi
Tampilan Grafis Sistem Informasi

Information Systems (Sistem Informasi) adalah disiplin ilmu yang fokus pada bagaimana mengintegrasikan solusi-solusi Teknologi Informasi dengan proses-proses bisnis agar mampu memenuhi kebutuhan dan tujuan-tujuan bisnis dan organisasi dengan lebih efektif dan efisien.

Disiplin ilmu Sistem Informasi lebih menekankan Teknologi Informasi pada aspek informasi dan mengkaji teknologi sebagai alat mengumpulkan, memproses, dan mendistribusikan informasi.

  • Teknologi Informasi
Tampilan Grafis Teknologi Informasi

Information Technology (Teknologi Informasi) adalah disiplin ilmu yang mempelajari solusi-solusi teknologi komputer bagi organisasi bisnis, pemerintah, kesehatan, sekolah, dan organisasi lainnya.

Spesialis TI bertanggung jawab untuk menginfeksi produk hardware dan software yang sesuai untuk organisasi, mengintegrasikan produk tersebut dengan kebutuhan dan infrastruktur organisasi, serta menginstal, menyesuaikan, dan memelihara aplikasi tersebut untuk pengguna komputer organisasi.

  • Rekayasa Perangkat Lunak
Tampilan Grafis Rekayasa Perangkat Lunak

Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) adalah disiplin ilmu yang mempelajari fokus pada pengembangan dan perawatan sistem-sistem software agar bekerja secara reliable dan efisien, terjangkau secara biaya untuk dikembangkan dan dirawat, dan memenuhi kebutuhan penggunanya.

Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan model sistematis dan teknik yang handal untuk memproduksi software berkualitas tinggi tepat waktu dan dalam anggaran.

4. PROGRAM GELAR DAN PERSYARATAN KARIR

Dalam dokumen ini ACM, IEEE, dan AIS melakukan kajian bobot pada mata kuliah yang harus diajarkan pada displin ilmu komputasi.

Mata kuliah disini dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu mata kuliah computing dan mata kuliah non-computing. Analisa disajikan dalam bentuk dengan skala 0 (rendah atau tidak perlu) hingga 5 (tertinggi atau sangat penting). 

  • Bobot perbandingan topik komputasi di lima jenis program gelar
Bobot perbandingan topik komputasi di lima jenis program gelar
  • Bobot perbandingan topik non-komputasi di lima jenis program gelar
Bobot perbandingan topik non-komputasi di lima jenis program gelar

B. Association of Computing Machinery (ACM) IS 2010

ACM IS 2010

IS 2010 adalah serangkaian kurikulum model terbaru untuk gelar sarjana Sistem Informasi. Hal ini disusun di atas fondasi yang dibentuk oleh pekerjaan sebelumnya, tetapi ini juga merupakan revisi yang besar dari kurikulum dan menggabungkan beberapa karakteristik baru yang signifikan.

IS 2010 merupakan upaya kolaboratif  ketiga oleh Association for Computing Machinery (ACM) dan Association Information Systems (AIS). Kedua organisasi memiliki keanggotaan di seluruh dunia, dan oleh karena itu, IS 2010 mencakup elemen yang membuatnya lebih mudah beradaptasi secara universal daripada pendahulunya. IS 2010 tidak secara langsung terkait dengan struktur gelar di lingkungan tertentu, tetapi memberikan panduan mengenai konten inti kurikulum yang harus ada di mana-mana dan saran mengenai kemungkinan pilihan dan trek karir berdasarkan itu.

1. PENGGUNAAN LAPORAN KURIKULUM IS 2010

Laporan model kurikulum sarjana Sistem Informasi (IS) memiliki beberapa kelas pengguna yang dimaksud memiliki andil dalam pencapaian program gelar IS berkualitas:

  • Eksekutif Akademik yang melaporkan atas Program Sistem Informasi
  • Kepala Akademik yang bertanggung jawab atas Program Sistem Informasi
  • Badan Akreditasi yang mengakreditasi Program Sistem Informasi dan kepentingan lain di penilaian program
  • Fakultas Sistem Informasi
  • Fakultas Non-Sistem Informasi
  • Praktisi Sistem Informasi
  • Mahasiswa Sistem Informasi
  • Pemangku Kepentingan lainnya

2. MODEL KURIKULUM SISTEM INFORMASI

Pedoman Kurikulum IS 2010 untuk Program Gelar Sarjana Sistem Informasi adalah laporan terbaru tentang model kurikulum di bidang Sistem Informasi. Dokumen ini menyajikan bagian yang sepenuhnya baru dan diperluas secara signifikan tentang harapan hasil untuk lulusan Sistem Informasi. Hal ini diikuti dengan presentasi singkat arsitektur kurikulum,  sumber daya yang diperlukan untuk program gelar IS, dan kursus yang dibagikan dengan disiplin ilmu komputasi lainnya. Akhirnya, laporan diakhiri dengan memberikan deskripsi kursus tingkat tinggi dari kurikulum model IS 2010 dan lampiran untuk referensi.

3. MEMBIMBING ASUMSI TENTANG PROFESI SISTEM INFORMASI

Dalam konsep peran sistem informasi di masa depan dan persyaratan untuk kurikulum IS, beberapa elemen penting tetap dan karakteristik disiplin. Karakteristik ini berevolusi menjafi empat bidang utama profesi IS dan oleh karena itu harus diintegrasikan ke dalam kurikulum IS apa pun:

  • Profesional IS ada di berbagai domain, termasuk bisnis, perawatan kesehatan, pemerintah, dan organisasi nirlaba.
  • Profesional IS harus memiliki keterampilan berpikir analitis dan kritis yang kuat untuk berkembang di lingkungan global yang kompetitif.
  • Profesional IS harus menunjukkan prinsip-prinsip etika yang kuat dan memiliki komunikasi interpersonal yang baik dan keterampilan tim.
  • Profesional IS harus merancang dan mengimplementasi solusi teknologi informasi yang meningkatkan kinerja organisasi.

4. ELEMEN KUNCI REVISI KURIKULUM INI

Lanskap Sistem Informasi telah berubah secara signifikan selama beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, fondasi kurikulum harus dievaluasi. Ada empat elemen kunci dari revisi ini:

  • Menjangkau di luar sekolah bisnis.
  • Merevisi harapan hasil untuk lulusan IS dan mengusulkan perubahan berikutnya pada topik kurikulum.
  • Mengevaluasi asumsi yang mendasari struktur kurikulum dan memodifikasinya.
  • Melibatkan komunitas IS global.

Implementasi Elemen Kunci

Gugus tugas mengusulkan struktur kursus yang inovatif untuk mengatasi kebutuhan konstituen global yang berbeda. Dengan demikian, kurikulum yang direvisi dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kebutuhan program apa pun di seluruh dunia dan juga merekomendasikan inti terstruktur yang akan menstandarkan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk semua lulusan IS.

5. SISTEM INFORMASI SEBAGAI BIDANG STUDI AKADEMIK

Sistem Informasi sebagai bidang studi akademik dimulai pada tahun 1960-an, beberapa tahun setelah penggunaan komputer pertama untuk pemrosesan transaksi dan pelaporan oleh organisasi. Dengan cara yang sama bahwa perguruan tinggi memiliki program gelar yang mencerminkan fungsi organisasi penting, seperti manajemen sumber daya keuangan, manajemen sumber daya pemasaran, dan manajemen sumber daya manusia, program gelar yang muncul untuk manajemen teknologi informasi dan sumber daya informasi.

Nama yang berbeda untuk Bidang Akademik Sistem Informasi

Nama-nama jurusan terkait komputer yang ditawarkan di lembaga sarjana yang diakreditasi oleh  Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) di Amerika Serikat, misalnya, diwakili oleh istilah-istilah berikut) :

  • Sistem Informasi Manajemen, mewakili 41% program
  • Sistem Informasi, mewakili 21% program
  • Sistem Informasi Komputer, mewakili 18% program

Sisanya, 21% program dikenal dengan nama-nama seperti :

  • Manajemen Informasi
  • Manajemen Sistem Informasi
  • [Bisnis] Sistem Informasi
  • [Bisnis] Sistem Komputer
  • [Bisnis] Sistem Informasi Komputer
  • [Bisnis] Manajemen Teknologi Informasi
  • [Bisnis] Informatika
  • Manajemen Sumber Daya Informasi
  • Teknologi Informasi
  • Sistem Teknologi Informasi
  • Manajemen Sumber Daya Teknologi Informasi
  • Sistem Informasi Akuntansi
  • Ilmu Informasi
  • Informasi dan Ilmu Kuantitatif

Kemampuan IS tingkat tinggi

Kurikulum baru akan didasarkan pada serangkaian harapan hasil gelar yang direvisi secara signifikan, yaitu harapan mengenai kemampuan kelulusan siswa IS ketika memasuki tenaga kerja penuh waktu.

  • Meningkatkan Proses Organisasi
  • Mengeksploitasi Peluang yang diciptakan oleh Inovasi Teknologi
  • Memahami dan Mengatasi Persyaratan Informasi
  • Merancang dan Mengelolah Arsitektur Perusahaan
  • Mengidentifikasi dan Mengevaluasi Solusi dan Sumber Alternatif
  • Mengamankan Data dan Infrastruktur
  • Memahami, Mengelola, dan Mengendalikan Risiko IT

Sistem Informasi Pengetahuan dan Keterampilan Khusus

Sistem Informasi pengetahuan dan keterampilan khusus dibagi menjadi empat kategori utama (dan sub kategori), sebagai berikut :

  • Mengidentifikasi dan merancang peluang untuk peningkatan organisasi yang mendukung IT.
  • Menganalisa trade-off.
  • Merancang dan mengimplementasikan solusi sistem informasi.
  • Mengelola operasi teknologi informasi yang sedang berlangsung.

6. ARSITEKTUR KURIKULUM SISTEM INFORMASI

Secara arsitektur, IS 2010 cukup berbeda dengan pendahulunya. IS 2002 sebagian besar diselenggarakan di sekitar konsep kursus, dan hanya terdiri dari sepuluh kursus tanpa peluang untuk memvariasikan kurikulum tergantung pada persyaratan lokal atau faktor kontekstual lainnya.

  • Arsitektur Kurikulum yang Diusulkan
Arsitektur Kurikulum yang Diusulkan
  • Model Arsitektur Kurikulum yang Disederhanakan
Model Arsitektur Kurikulum yang Disederhanakan
  • Struktur Model Kurikulum IS 2010
Struktur Model Kurikulum IS 2010

C. Standar Baku Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) APTIKOM 2015

APTIKOM 2015

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kerangka penjenjangan kualifikasi dan kompetensi tenaga kerja Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor pekerjaan.

Jenjang KKNI

KKNI menyediakan 9 (sembilan) jenjang kualifikasi, dimulai dari kualifikasi jenjang 1 sebagai kualifikasi terendah sampai dengan kualifikasi jenjang 9 sebagai kualifikasi tertinggi. Penetapan jenjang kualifikasi 1 sampai 9 dilakukan melalui pemetaan komprehensif kondisi ketenagakerjaan di Indonesia ditinjau dari kebutuhan penghasil (supply push) maupun pengguna (demand pull) tenaga kerja.

KKNI menjadi acuan dalam pengemasan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) ke dalam tingkat atau jenjang kualifikasi. Pengemasan SKKNI ke dalam jenjang kualifikasi KKNI sangat penting untuk keperluan penyandingan maupun penyetaraan kualifikasi dan atau rekognisi dengan tingkat pendidikan dan atau tingkat pekerjaan.

1. Best Practice Hasil Kajian APTIKOM

Selama lebih 25 (dua puluh lima) tahun, secara berkala APTIKOM melakukan pertemuan yang melibatkan berbagai pemangku-kepentingan di bidang ilmu informatika dan komputer untuk bertukar pikiran, melaksanakan studi/kajian untuk merumuskan bersama pemetaan kompetensi dan pengelompokan domain rumpun ilmu informatika dan komputer.

Berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam kajian antara lain :

  • Asosiasi Industri Pengguna Lulusan
  • Institusi Pemerintah (Regulator)
  • Asosiasi Internasional
  • Perguruan Tinggi Regional/Internasional
  • Lembaga Terkait Lainnya

Kajian tersebut telah merumuskan bersama berbagai hal yang dapat dipergunakan sebagai bahan pengambilan keputusan lanjut best practices di Indonesia, di antaranya adalah:

  • Jenis lapangan pekerjaan di bidang Informatika dan Komputer berdasarkan hasil penelitian dari Pemerintah Sri Lanka.
  • Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) mengklasifikasikan Sumber Daya Manusia (SDM) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi dua jenis, yaitu
    • ICT-Worker atau ICT Professional adalah para pekerja atau individu yang menekuni hidupnya sebagai ahli bidang TIK, sehingga jenisnya akan sangat tergantung dari pengelompokan berdasarkan jenis pekerjaannya.
    • ICT-Enabled Worker adalah para pengguna komputer sebagai alat untuk membantu melakukan aktivitas sehari-hari, mulai dari yang sederhana seperti mengetik, hingga untuk mengolah informasi yang kompleks dan rumit.

Dibutuhkan beberapa langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan kompetensi sumber daya manusia di bidang informatika dan komputer di antaranya adalah:

  • Kontrol ketat atas kualitas pendidikan yang ada, dengan pengawasan yang ketat atas kurikulum pendidikan informatika dan komputer beserta pedagoginya.
  • Membangun pusat sertifikasi keahlian nasional dan regional.
  • Interaksi kontinu antara industri bidang ilmu informatika dan komputer, pemerintah, dan institusi pendidikan untuk membangun pengetahuan dan keahlian di bidang informatika dan komputer yang sesuai.

2. LITERASI Information and Communication Technology (ICT)

Literasi di bidang informatika dan komputer, yang dapat diartikan sebagai penggunaan teknologi digital, peralatan komunikasi, dan jaringan untuk mengakses, mengatur, mengintegrasikan, mengevaluasi, dan menciptakan informasi agar dapat berguna bagi masyarakat berbasiskan pengetahuan.

Literasi di bidang informatika dan komputer yang terdiri atas lima komponen, seperti:

  • Akses: mengetahui tentang dan bagaimana untuk mengumpulkan atau melakukan temu kembali suatu informasi.
  • Pengelolaan: membuat suatu skema/struktur organisasi yang ada berserta klasifikasinya.
  • Integrasi: menerjemahkan dan menyajikan informasi. Melibatkan penyimpulan, perbandingan, dan contrasting.
  • Evaluasi: melakukan penilaian atas kualitas, relevansi, kegunaan, dan efisiensi dari informasi.
  • Penciptaan: menciptakan informasi dengan melakukan adaptasi, pelaksanaan, perancangan, penemuan, atau kepemilikan informasi.

Jenis keahlian (proficiency) yang saling terkait dalam pengembangan literasi di bidang informatika dan komputer, antara lain:

Jenis Keahlian dalam Literasi
  • Cognitive proficiency: merupakan keahlian mendasar yang diinginkan sehari-hari di sekolah, rumah, dan tempat bekerja.
  • Technical proficiency: merupakan komponen mendasar dari literasi digital.
  • ICT proficiency: merupakan integrasi dan aplikasi antara keahlian koginitf dan keahlian teknis.

3. Bidang Informatika dan Komputer dan Hubungannya

Berdasarkan berbagai penelitian terkait Information and Communication Technology for Development (ICTD), diperoleh suatu kesimpulan bahwa :

  • Pengembangan kapasitas sumber daya manusia merupakan salah satu elemen penting untuk penggunaan ICTD secara efektif.
  • Mengembangkan dan mempertahankan pengguna dan tenaga profesional bidang informatika dan komputer yang penting bagi pengembangan sosial-ekonomi yang berkelanjutan.
  • Pembangunan kapasitas sumber daya manusia ICTD terdiri dari literasi bidang informatika dan komputer dan informatika dan komputer dalam pendidikan, untuk menentukan sekumpulan kompetensi inti yang dibutuhkan oleh pimpinan pemerintah, akademisi, peneliti, dan aktivis ICTD saat ini dan yang akan datang untuk memberdayakan potensi teknologi yang ada.
Computing Curriculum Framework Menurut APTIKOM

APTIKOM sebagai asosiasi pendidikan tinggi informatika dan komputer di seluruh Indonesia, telah melakukan pemetaan kompetensi lulusan dengan membaginya ke dalam 5 (lima) domain bidang ilmu, antara lain: computer engineering (sistem komputer/CE), computer science (informatika/ilmu komputer/CS), software engineering (rekayasa perangkat lunak/SE), information system (sistem informasi/IS), dan information technology (teknologi informasi/IT).

APTIKOM juga telah merumuskan suatu kerangka rumpun ilmu informatika (Computing Curriculum Framework) terbagi atas 3 (tiga) domain, yaitu:

  • Domain pertama: terdiri dari kumpulan area pengetahuan untuk membangun 18 (delapan belas) dasar ilmu di bidang informatika dan komputer.
  • Domain kedua: berisikan kumpulan 40 (empat puluh) area pengetahuan sesuai dengan bidang studi yang ingin ditekuni dengan model pembobotan yang berbeda-beda.
  • Domain ketiga: berisikan kumpulan 9 (sembilan) area terkait dengan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik sebagai referensi komponen lokal yang adaptif.

4. DESKRIPTOR KKNI RUMPUN ILMU INFORMATIKA DAN KOMPUTER

Deskriptor KKNI terbagi menjadi 2 (tiga) bagian yaitu :

  • Deskripsi Umum

Deskripsi Umum merupakan deskripsi kompetensi yang harus dipenuhi oleh setiap sumber daya manusia Indonesia sebagai implementasi sistem pendidikan nasional dan sistem pelatihan kerja yang dilakukan di Indonesia pada setiap jenjang kualifikasi pada KKNI, mencakup proses yang membangun karakter dan kepribadian sumber daya manusia Indonesia sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia.

  • Deskripsi Spesifik

Deskripsi yang mendeskripsikan cakupan keilmuan (science), pengetahuan (knowledge), pemahaman (know-how), keterampilan (skill) yang dikuasai seseorang tergantung pada jenjangnya, yang terdiri dari 4 (empat) deskripsi utama yaitu:

  1. Keterampilan dalam menyelesaikan pekerjaan atau kompetensi,
  2. Cakupan keilmuan/pengetahuan yang dikuasai,
  3. Metoda dan tingkat kemampuan dalam mengaplikasikan keilmuan/pengetahuan yang telah dikuasai tersebut, serta
  4. Kemampuan manajerial.